Tampilkan postingan dengan label Umum. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Umum. Tampilkan semua postingan

Rabu, 06 Maret 2013

Arti Kata Cinta

Kata cinta, menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia, merupakan wakil dari perasaan kasih, sayang, atau rindu yang sangat dalam. Namun dalam konteks atau kadar kalimat tertentu, ia bisa juga mewakili perasaan sedih.

Tanda cinta kepada Allah adalah banyak mengingat (menyebut) Nya, karena tidaklah engkau menyukai sesuatu kecuali engkau akan banyak mengingatnya.

Ar Rabi’ bin Anas (Jami’ al ulum wal Hikam, Ibnu Rajab)

Aku tertawa (heran) kepada orang yang mengejar-ngejar (cinta) dunia padahal kematian terus mengincarnya, dan kepada orang yang melalaikan kematian padahal maut tak pernah lalai terhadapnya, dan kepada orang yang tertawa lebar sepenuh mulutnya padahal tidak tahu apakah Tuhannya ridha atau murka terhadapnya.

Salman al Farisi (Az Zuhd, Imam Ahmad

Sesungguhnya apabila badan sakit maka makan dan minum sulit untuk tertelan, istirahat dan tidur juga tidak nyaman. Demikian pula hati apabila telah terbelenggu dengan cinta dunia maka nasehat susah untuk memasukinya.




Kata-kata mutiara tentang cinta

Cinta itu adalah perasaan yang mesti ada pada tiap-tiap diri manusia, ia laksana setetes embun yang turun dari langit, bersih dan suci. Cuma tanahnyalah yang berlain-lainan menerimanya. Jika ia jatuh ke tanah yang tandus, tumbuhlah oleh karena embun itu kedurjanaan, kedustaan, penipu, langkah serong dan lain-lain perkara yang tercela. Tetapi jika ia jatuh kepada tanah yang subur, di sana akan tumbuh kesuciaan hati, keikhlasan, setia budi pekerti yang tinggi dan lain-lain perangai yang terpuji.

Hamka

Cinta bukan mengajar kita lemah, tetapi membangkitkan kekuatan. Cinta bukan mengajar kita menghinakan diri, tetapi menghembuskan kegagahan. Cinta bukan melemahkan semangat, tetapi membangkitkan semangat.

Hamka

Tanda cinta kepada Allah adalah banyak mengingat (menyebut) Nya, karena tidaklah engkau menyukai sesuatu kecuali engkau akan banyak mengingatnya.

Ar Rabi’ bin Anas (Jami’ al ulum wal Hikam, Ibnu Rajab)


Aku tertawa (heran) kepada orang yang mengejar-ngejar (cinta) dunia padahal kematian terus mengincarnya, dan kepada orang yang melalaikan kematian padahal maut tak pernah lalai terhadapnya, dan kepada orang yang tertawa lebar sepenuh mulutnya padahal tidak tahu apakah Tuhannya ridha atau murka terhadapnya.

Malik bin Dinar (Hilyatul Auliyaa’)

Cintailah kekasihmu sekedarnya saja, siapa tahu nanti akan jadi musuhmu. Dan bencilah musuhmu sekedarnya saja, siapa tahu nanti akan jadi kekasihmu.

Ali bin Abi Thalib

Engkau berbuat durhaka kepada Allah, padahal engkau mengaku cinta kepada-Nya? Sungguh aneh keadaan seperti ini. Andai kecintaanmu itu tulus, tentu engkau akan taat kepada-Nya. Karena sesungguhnya, orang yang mencintai itu tentu selalu taat kepada yang ia cintai.

A’idh Al-Qorni

Demikianlah beberapa kutipan dari sedikit tokoh-tokoh islam yang semoga bisa kita ambil hikmahnya. Semoga Allah memudahkan saya untuk menambah koleksi ini dan memberikan manfaat kepada pembacanya

Warna Kehidupan


Ada dua hal yang berbeda dhahirnya namun kadang memiliki persamaan batinnya,yaitu senyuman(tertawa) dan tangisan
"senyuman(tertawa) tidak selalu identik dengan kebahagiaan,namun kadang ia adalah wujud dari kesedihan yang mendalam,sebagaimana sebuah tangisan tidak selalu bermakna kesedihan karena kadang kadang hal itu adalah luapan rasa bahagia yang tidak mampu dilukiskan dengan apapun termasuk senyuman kecuali dengan tangisan"
Adalah seorang ibu ternyata,sosok yang tidak pernah bisa kita tipu dengan senyuman saat kita bersedih begitu pula dengan menangis saat kita bahagia,"
Maka sebuah kebahagiaan tersendiri jika ternyata kita bisa memahami apa keinginan ibu ketika beliau menangis ataupun tersenyum saat melepas kepergian kita ke kairo ini.Jika kita suka dengan tulisan ini maka sebarkandi Ada dua hal yang berbeda dhahirnya namun kadang memiliki persamaan batinnya,yaitu senyuman(tertawa) dan tangisan
"senyuman(tertawa) tidak selalu identik dengan kebahagiaan,namun kadang ia adalah wujud dari kesedihan yang mendalam,sebagaimana sebuah tangisan tidak selalu bermakna kesedihan karena kadang kadang hal itu adalah luapan rasa bahagia yang tidak mampu dilukiskan dengan apapun termasuk senyuman kecuali dengan tangisan"
Adalah seorang ibu ternyata,sosok yang tidak pernah bisa kita tipu dengan senyuman saat kita bersedih begitu pula dengan menangis saat kita bahagia,"
*Maka sebuah kebahagiaan tersendiri jika ternyata kita bisa memahami apa keinginan ibu ketika beliau menangis ataupun tersenyum saat melepas kepergian kita ke kairo ini.Jika kita suka dengan tulisan ini maka sebarkan

*Secara umum tidak pernah ada manusia yang tidak pernah berbuat salah ataupun yang tidak pernah berbuat baik.Dua hal ini selalu ada,oleh karenanya ada dua keindahan dalm hidup ini sebagai pengimbang dari kedua hal diatas,yaitu meminta maaf saat bersalah dan bersikap biasa saja saat melakukan kebaikan,tapi ada dua hal lagi yang lebih indah dari pada itu yaitu memaafkan kesalahan orang laen dan membalas kebaikan meski hanya sebuah senyuman dan ucapan terima kasih.
hmJika kita suka terhadap hal ini…tolong sebarkan kepada yg laen

*Hari ini tidak ada kata yang ingin saya tulis dan sebarkan tuk semua tmn kecuali sebuah kata"syukur kepadaNya"atas limpahan rahmad kasih sayangnya,krn pada saat membaca tulisan ini,ternyata masih ada kesempatan untuk menikmati apa saja yang IA berikan(kesehatan,kekayaan,masa muda,kecerdasan dll) dan kemudian mensyukurinya, serta bertaubat atas segala dosa-dosa yang ada.Berbagi kebahagian dengan orang laen meski hanya sebuah senyuman manis,dan yang terakhir adalah mendukung hal ini serta memaafkan saya jika ada hal2 yang kurang berkenan

Einsten Ilmuwan Mabuk Cinta


Siapa tidak kenal nama Albert Einstein, seorang Ilmuwan besar super jenius keturunan Yahudi yang dikenal sebagai bapak moyang Bom Atom yang mengerikan itu,

Berikut kisah cerita lucu tentang Einstein ilmuwan mabuk cinta.

einstein ilmuwan cintaDalam dunia sains, selain berkutat dengan penelitian yang super ribet dan melelahkan serta memakan banyak biaya, para saintis juga mengisi waktu dan ketekunan mereka dengan jeda. Jeda itu mereka sebut humor, joke atau mob atau orang Manggarai Flores bilang 'tombo bop'. Salah satu yang paling terkenal (dari sedikit yang pernah saya dengar) adalah tentang humor tentang Om Kumis Putih Einstein.

Khabarnya, sesaat setelah menemukan rumus E=MC2, Einstein (E) bersantai dengan seorang Pramuria cantik sebut saja namanya Marry Christie (MC) di sebuah Cafe (Einstein hidup pada tahun belum ada Cafe, sehingga jelas ini pencemaran nama baik dan saya mungkin akan kena pasal dari Undang-undang informasi transaksi elektronik, ya kami sanggup!!!). Einstein sudah dalam keadaan setengah mabok ketika tiba-tiba ngobrol soal pernikahan.

Dia sebenarnya jatuh cinta pada pandangan pertama tetapi situasi 'sadar' membuatnya tidak berani bicara, sehingga butuh beberapa teguk sopi (arak Manggarai Flores) Beberapa tahun kemudian, situasi yang dialami Einstein saya saksikan lagi pada seorang teman saya. Beberapa tahunnya lagi, saya sadar bahwa ini sebenarnya adalah situasi yang dialami oleh banyak pria di luar sana (untuk tidak menyebut diri sendiri)

Berikut percakapan mereka:

E: (Tanpa tedeng aling-aling) Kau mau menikah denganku?
MC: (Heran tapi tetap menjawab, maklum pelanggan) Beri saya alasan yang kuat mengapa saya harus menikah dengan kau!

E: (Semakin mabok semakin PD) Karena saya pintar dan kau cantik
MC: Maksud Lo... (ini pramuria sepertinya pernah kerja di Jakarta :-))

E: Maksud gue... (Enstein terbawa suasana hehehe) kalo kita menikah, kita pasti punya anak yang cantik seperti ibunya dan pintar seperti bapaknya...

MC: Aduuu... kau PD sekali tah (ni pramuria orang Jakarta ato Manggarai e, koq pake dialek Manggarai?)

E: Knapa e... (Einstein benar-benar terbawa suasana, sekarang dia pake logat Manggarai yang super kental)

MC: Iya ka, kau PD skali kita pu anak bisa jadi begitu. Kalo sebaliknya bagaimana? (ni Pramuria su mulai tertarik dengan Enstein, buktinya dia bilang KITA PU ANAK). Tiba-tiba anaknya bodoh seperti saya dan jelek seperti kau, kan parah... Kau pikir-pikir lagi dulu e.

E: (termenung... pengaruh alkohol semakin parah... tidur di bar dalam keadaan seratus persen lega karena su ungkap) Zzzzzz..

MC: (memandang Einstein penuh perhatian)... hhhh.... Tapi bisa jadi kau benar e, apa pun resikonya saya sanggup.

You see, sang pramuria sama sekali tidak peduli dengan singkatnya waktu PDKT sang maestro. Dia hanya percaya bahwa saat hatinya bicara, waktu tak lagi jadi ukuran. Pengunjung Cafe yang lain mungkin bilang, "Kalian kan belum lama saling kenal!" tetapi pramuria cantik itu yakin, mereka (Marry Christie dengan Enstein) ada bertaut hati di garis yang sama.

Sayang memang karena beberapa bagian dari memori saya corrupt dan tidak bisa mengingat apakah kisah 'ungkap dalam keadaan mabok' ini berujung pada pernikahan. Kisah ini adalah satu dari sekian banyak bacaan 'tak sesuai umur' yang saya baca ketika masih sekolah dasar. Dan semakin saya berusaha mengingat, endingnya semakin tak jelas dan saya takut menceritakannya lagi. Bukankah sesuatu yang tidak jelas tetapi terus diceritakan kembali malah akan mengaburkan posisi cerita; fakta atau sudah bercampur imajinasi?
Tetapi sebenarnya beberapa hal yang saya tangkap dari cerita (yang saya ceritakan lagi) tadi adalah:

Pertama; situasi bagaimana kau jatuh cinta adalah sesuatu yang sulit terbahasakan. Beberapa orang akan bertanya-tanya tentang bagaimana kau jatuh cinta dan berharap akan mendapat jawaban rasional, tetapi yang bisa kau buat adalah mengulang-ulang jawaban yang sama; saya jatuh cinta, itu saja.

Kedua; dalam kisah kau jatuh cinta, takaran waktu (sama seperti rasio) juga akhirnya tidak lagi berjalan wajar. Sehari = 24 jam = 1440 menit tidak lagi bisa dipakai untuk mengukur. Yang lama bagi orang lain (yang tidak sedang jatuh cinta), bisa jadi justru menjadi sangat cepat untuk kita. Ngobrol selama dua jam akan terasa seperti baru bicara dua menit. Deskripsi ini mungkin terdengar seperti kuno, tapi seperti Corrine Bailey Rae bilang 'U don't know what Love Can Do til it Happens to You'

Ketiga; kau sungguh tak bisa memilih kepada siapa harus jatuh cinta. Seorang peneliti dan orang pintar sekelas Einstein jatuh cinta pada pramuria (PS: Di jaman kuno pramuria masuk dalam strata sangat rendah dan berada pada deretan 'pemuas nafsu'; beberapa sinetron kita juga mengekalkan pandangan ini... dan saya heran hehehe), juga adalah hal yang bagi banyak orang tidak masuk akal. Jika anda juga berpendapat demikian, liat kembali film-film romantic drama yang pernah kalian tonton dan lihat berapa banyak 'situasi' tidak masuk akal juga terjadi di sana.

Keempat; melamar dan dilamar (untuk menikah) adalah situasi unpredictable sesungguhnya. Bisa jadi kau (pria) sudah mempunyai skenario bagaimana melamar kekasihmu dan kau (wanita) juga sudah mempunyai cita-cita terpendam tentang bagaimana nantinya kau ingin dilamar, tetapi sorry to say.... sepertinya akan sulit terwujud. Penggambaran pria melamar dan wanita dilamar hanya karena soal 'budaya' kita yang mengaturnya demikian padahal saya sendiri tidak setuju ;-)

Kelima; bagaimana kalian (ingin) melamar atau dilamar? Pertanyaan ini juga terbuka untuk yang sudah menikah hehehehe. Beberapa mungkin nyamannya seperti Einstein (setengah mabok dan berani), dan beberapa mungkin seperti Marry Christie (terheran-heran tetapi setuju)

Titian Jalan


((وقل ربي أدخلني مدخل صدق وأخرجني مخرلاج صدق واجعل لي من لدنك سلطناً نصيراً))أناس كثيرون يدخلون مداخل شتى وهم صادقون، فإذا دخلوا هذه المداخل وتألقت أمامهم الدنيا أغرتهم وأجبرتهم وساقتهم إلي الضلالات وخرج كاذباً، دخل مخلصاً وخرج خائناً، دخل مطيعاً وخرج عاصياً، دخل متعبداً وخرج متكبراً، البطولة أن تدخل صادقاً وتخرج من الدنيا صادقاً.

((ya tuhan ku masukanlah aku pada jln msuk yg bnar,, dan keluarkanlah aku pada jlan keluar yg bnar dan berikanlah aku dari sisimu kekuatan dan pertolongan)) ... bnyak manusia yang masuk pada jaln yang berbeda dan mreka pada kebenaran, maka ketika mereka masuk jalan2 ini dan trpikat oleh dunia maka dunia akan memaksa, membuai dan menggiring mrka pada kesesatan kmudian mereka kluar dunia ini dlam kesesatan, masuk dunia dlam keadaan ikhlas keluar sbgai penghianat, masuk dlam keadaan taat dan keluar sbgai ahli maksiat, masuk dlam keadaan ahli ibadah dan keluar sbagai orng yg congkak. Seorang Pahlawan adalah ia yang masuk dlam keadaan benar dan ia keluar dari dunia ini dlam keadaan yang benar pula.

Al-Itqon (Spesialisasi) Dalam Pekerjaan


slam merupakan agama yang tidak hanya mementingkan hubungan vertical, namun hubungan horizontal merupakan bagian terpenting yang tidak bisa dipisahkan, dan keduanya saling berkaitan satu sama lain. Bahkan hubungan horizontal itu bisa menjadi wasilah untuk memperbaiki hubungan vertical.

Bekerja dan Berusaha merupakan salah satu hubungan horizontal, karena saat itu manusia berinteraksi pada sesamanya. Dalam beberpa hadis sohih mengtakana bahwa pekerjaan merupakan suatu ibadah. Nabi Muhammad shollallahu alaihi wa sallam telah  menjelaskan konsep bekerja yang ideal bagi setiap muslim, yaitu Al-itqoon. Seperti dalam hadis yang berbunyi :

“قال صلى الله عليه وسلم: "إنّ الله يحبّ إذا عمل أحدكم عملاً أن يتقنه"  “Sesungguhnya Allah itu mencintai seorang hamba yang jika ia mengerjakan sesuatu maka ia menyempurnakannya.”

Apa itu Al-itqoon?. Al-itqoon diambil kata dari bahasa arab Atqona – yutqinu – itqoonan dengan wazan “af`ala - yuf`ilu - if`aalan, yang berarti mengerjakan sesuatu dengan sempurna. Al-itqoon fil amal (Spesialisasi dalam pekerjaan) merupakan bentuk ibadah kepada sang khalik. Allah swt menyinggung hal tersebut dalam Surat Al-mulk :

قال نعالى : الذي خلق الموت و الحيوة ليبلوكم أيكم أحسن عملا "dia (Allah) yang telah menciptakan kematian dan kehidupan agar menguji kalian, siapa yang paling baik amal perbuatannya”.

Kita diciptakan agar allah swt menguji siapa yang paling baik dalam berusaha. Dalam ayat diatas disunggung siapa yang paling “ahsan/terbaik” bukan “aktsar/paling banyak”. Pekerjaan yang bernilai ibadah bukan dilihat karena banyaknya yang dilakukan, melainkan jika dilakukannya dengan benar-benar maksimal sehingga bisa dirasakan efeknya setelah melakukan pekerjaan tersebut, dan inilah yang disebut dengan Al-itqoon fil amal.

Konsep itqoon dalam bekerja sangat penting untuk diterapkan, karena dengan itqoon seseorang bisa mendapatkan hasil yang maksimal. Jika setiap orang melakukan pekerjaannya dengan itqoon, maka akan terciptanya keselarasan dalam lingkungan, dimana masing-masing orang bekerja dengan maksimal pada bidangnya. Yang menjadi masalah jika kita melakukan sesuatu dilihat dari sudut pandang kuantitasnya, sehingga hanya mengeluarkan banyak tenaga dan hasilnya pun sangat minim.

Bagi seorang mahasiswa tataran praktek Al-itqon fil amal dengan bersungguh-sungguh menuntut ilmu, bagi seorang pengusaha mencari usaha dengan jalan halal dan tidak bermain licik, bagi seorang pendidik dengan menciptakan generasi-generasi yang ber-akhlak mulia dan berpikiran cerdas. Semua lini mempunya tataran praktek Al-itqoon fil `amal  dalam bidangnya masing-masing. Dengan begitu hendaknya seseorang bisa memilih pilihan yang tepat dimana ia harus terjun, sehingga tidak membuang-buang waktunya.

Wa minallahit taufiq.

Kata Mutiara Dari Nabi Muhammad Shollallahu Alaihi Wa Sallam


Dari Abdullah ibnu Abbas Ra...

"Suatu hari aku pernah berada dibelakang Rasulullah shallallahu `alaihi wa sallam lalu beliau berkata pada ku, " Wahai anak laki ku akan ajarkan kepadamu beberapa kalimat:

JAGALAH ALLAH (JaLANKAN PERINTAHNYA) NISCAYA IA AKAN MENJAGAMU, JAGALAH ALLAH NISCAYA KAMU AKAN MENEMUI NYA DIHADAPAN MU (PERTOLONGANNYA),, JIKALAU ENGKAU HENDAK MEMINTA MAKA MINTALAH PADA ALLAH, DAN JIKA KAMU HENDAK MEMINTA PERTOLONGAN MAKA MINTALAH PERTOLONGAN PADA ALLAH..

KETAHUILAH..!! BAHWASANYA JIKALAU SELURUH UMMAT MANUSIA BERSATU PADU UNTUK MEMBERIKAN KAMU SUATU MANFAAT NISCAYA MEREKA TAK AKAN BISA MEMBERIKAN MANFAAT PADAMU SEDIKITPUN KECUALI ATAS APA YANG ALLAH TETAPKAN PADAMU ,, DAN JIKA SEMUA UMMAT MANUSIA BERSATU PADU UNTUK MEMBERIKAN KAMU SUATU YANG BERBAHAYA BAGI DIRIMU NISCAYA MEREKA TAK AKAN MAMPU MEMBERIKAN SEDIKIT BAHAYA PUN KECUALI ATAS APA YANG ALLAH TELAH TETAPKAN PADAMU, PENA TELAH DIANGKAT (KEPUTUSAN ALLAH TELAH DTENTUKAN), DAN KITAB LAUHUL MAHFUDZ TELAH DISEMPURNAKAN ".

Hadits Riwayat Imam Turmudziy (Hadits Hasan Shohih)

dalam riwayat lain ...

(JAGALAH ALLAH NISCAYA KAMU AKAN MENEMUINYA DIHADAPAN MU, KENALILAH ALLAH DIKALA KAMU SENANG (DENGAN BERSYUKUR) MAKA IA AKAN MENGENALIMU DIWAKTU KAMU SUSAH,

KETAHUILAH...!! APA YANG AKAN MENIMPA MU TAK AKAN LUPUT DARI MU DAN APA YANG LUPUT DARI MU TAK AKAN MENIMPA MU

KETAHUILAH..!! BAHWASANYA KEMENANGAN ITU BERSAMA KESABARAN, KELAPANGAN BESERTA KESUSAHAN, DAN KEMUDHAN BESERTA KESULITAN)

(Dikutip dari Kitab Arbaiin Nawawiyyah karangan Imam An-nawawi)

semoga kita semua bisa menjadi Pribadi yang Kuat, Teguh n Istiqomah dlam mencpai kesuksesan Dunia Akhirat serta berada dlam lindungannya ... amiiienn


*mhun maaph klo terjadi kesalahan dalam terjemah

Sejarah Hidup Ku, Mu, Dan Semua Orang


Suatu saat dalam sejarah kehidupanku, akan tiba masanya, saat aku tak lagi merengek ketika menginginkan sesuatu, saat aku tak lagi merangkak. Dan itu sudah benar-benar terjadi, bahkan kini aku sudah bisa makan sendiri, sudah bisa mulai mengucapkan kata mama dan papa dengan benar.

Suatu saat dalam sejarah kehidupanku, akan tiba masanya, saat aku mulai mengenakan seragam merah putih, saat aku mulai berbaur dengan dunia luar, saat aku mulai belajar berapa satu ditambah satu, saat aku mulai mengeja kata dan kalimat, saat aku dihukum lantaran pekerjaan rumah yang tak ku perhatikan. Dan itu sudah benar-benar terjadi, bahkan kini aku mencapai puncak tingkatku menjadi seorang siswa merah putih, kelas enam.

Suatu saat dalam sejarah kehidupanku, akan tiba masanya, saat aku mulai mengenakan seragam putih biru, agak asing dan lucu memang, karena sebelumnya merah dan putih. Aku mulai mengenal siapa dan apa itu lawan jenis, sedikit ketertarikan mulai muncul, tapi aku masih malu-malu, kata ibu hal seperti itu belum waktunya, masa depanku masih jauh kedepan, belajar, belajar dan belajar ada lah tujuan sekaligus kepentinganku, demikian kerap kali ibu mengingatkanku sehingga kembali ku menarik diri tatkala yang lain mulai sekedar iseng coba-coba atau serius menjalin hubungan yang mereka sebut cinta. Dan itu sudah benar-benar terjadi, bahkan kini aku sudah dipenghujung tahun, merayakan perpisahan SMP tercintaku di gedung yang tak seberapa jauh dari rumah.

Suatu saat dalam sejarah kehidupanku, akan tiba masanya, saat tubuhku mulai meninggi, suaraku pecah membesar, dan seragamku berubah menjadi putih abu. Aku benar-benar mengenal apa dan siapa itu lawan jenis, aku mulai tertarik, aku ingin mencoba. Setahun lewat sudah, tak ada yang menatapku, bahkan melirik pun tidak. Apa yang salah? Mungkin gaya ku kurang keren, baju seragam dimasukan kedalam saat yang lain dikeluarkan, rambutku kelimis belah pinggir, saat yang lain rancung-rancung pakai minyak rambut seperti Son-goku di film Dragon Ball, saat yang lain bawa motor dan genggam HP Nokia terbaru, ada kamera, bluetooth, games, polyphonic, video, internet, dan yang lebih penting adalah ada pulsanya^_~, tidak seperti HP ku, selain tak ada pulsanya, suara deringnya melengking buat sakit telinga Pak Anwar guru Matematika ku, akhirnya aku dikeluarkan dari kelasT_T. Dan itu sudah benar-benar terjadi bahkan sekarang aku sudah siap-siap ikut ujian Seleksi Penerimaan Mahasiswa Baru (SPMB).

Suatu saat dalam sejarah kehidupanku, akan tiba masanya, saat aku duduk di bangku kuliah, mendengar paparan dosen tentang psikologi perkembangan anak, atau manajemen pendidikan negara maju, saat aku bolak-balik mengendarai motorku, saat orang mulai menghargai pemikiran-pemikiranku, saat aku membuat skripsi yang mengguncang dunia dengan hasil akhir cumlaude. Dan tahukah??? Sejarah ini tak pernah ada karena tidak terjadi! Manusia hanya bisa merencanakan, Alloh lah yang memutuskan, usaha-usaha kita pun merupakan bagian dari takdirNya. Universitas yang pernah kuimpikan hanya pernah ku kunjungi tanpa pernah ku sentuh kursi-kursi dan papan tulisnya.

Aku terdampar di kampus entah berantah…..

Suatu saat dalam sejarah hidupku, akan tiba masanya suatu yang tidak diduga menghampiri. Mungkin aku tidak berhasil menggapai apa yang kuimpikan, apakah itu berarti gagal? Aku tak tahu, tapi “Apakah pantas itu membuatmu pesimis?” tanya ibu. Aku kembali bangkit sambil terseok-seok. Aku serius belajar, dan kesempatan itu pun muncul, aku bisa hidup mandiri, aku bisa jauh dari ibu, itu lah yang kuinginkan, 12 tahun sudah aku bersama ibu, menjadi anak mama, sayangnya orang tidak tahu, sayangnya orang menganggapku dewasa, sayangnya orang menganggapku militan, sayangnya orang menganggapku hebat, TIDAK! Justru ini adalah awal mula ku belajar. Kutemukan tempat mandiri itu di “Ibu Kota”(Kairo: Ibu kota mesir), dengan maksud menuntut ilmu, berangkatlah aku kesana. Itu semua sudah benar-benar tejadi, tinta yang tergores di kertas sejarah hidupku baru saja kering.

Suatu saat dalam sejarah hidupku, akan tiba masanya, saat aku tak lagi sendiri, saat lawan jenis yang mulai dari SMA ku tahu apa maknanya, bisa menjadi teman perjalananku. Permasalahan siapa lawan jenisnya? Dimana rumahnya? berapa umurnya? Lebih muda lima tahun atau lebih tua lima tahun? itu rahasia hatiku dan hanya Alloh yang tahu. Ini bagian kisah yang belum jadi sejarah hidupku, dan mungkin telah menjadi sejarah mereka yang telah mencapai usia “BALITA” (Bawah Lima puluh Tahun^_~).

Suatu saat dalam sejarah hidupku, akan tiba masanya, saat pesona keremajaanku mulai luntur, gagah dan ganteng yang dulu didamba bak debu yang ditiup angin senja. Tak tersisa sesuatu yang bisa dibanggakan selain kemurahan hati, perangai dan tindak tanduk terpuji. Cermin pun kini memicingkan mata, melihat rupaku, seperti kulit sapi yang tinggal dijemur kemudian digoreng hingga jadi keripik. Bukan hanya diriku, kawan-kawan yang dulu sebaya denganku, kini pun mereka sebaya denganku, sama-sama tua, hanya saja nasib kami berbeda. Seorang kakek tua, ditemukan tengah terbujur kaku di sebuah rumah kosong, setelah diotopsi ternyata sang kakek mengidap AIDS. Kasihan kawanku, tak beranak apalagi bercucu, mati mengenaskan sebagai pengangkut sampah rumah dan mengidap AIDS. Tak ada keluarga dan sanak saudara yang menjenguk. Aku berharap, jika umurku dipanjangkan – na’udzubillah – aku tidak berperan sebagai kakek-kakek yang mati mengenaskan tersebut.

Semua ini adalah sejarah hidup kawan, sebagian besar sedang dan telah kita lalui, sisanya adalah tanda tanya (??????) 100 tahun kedepan, adik yang kita nasehati hari ini, 100 tahun kedepan, ibu yang kita sering kita bangkangi nasehatnya, 100 tahun kedepan, kakak yang kita tak mau kalah dengannya, 100 tahun kedepan, istri atau seseorang yang ingin agar suatu saat menjadi istri kita, 100 tahun kedepan, ayah…., 100 kedepan, sepupu…., dimana mereka semua???? Diri kita sendiri? Dimana? Sebagian berakhir sampai jadi kakek berjanggut lebat, sebagiannya, berakhir lima menit setelah puas bermain semalam suntuk di Dugem dengan para PSK-PSK kelas unggulan.



Kawan, berapapun panjangnya umur dikau, jika akhirnya adalah kematian, tiada beda! Kualitas jenak-jenak kehidupan dikau lah nantinya yang membedakan antara dirimu, diriku, dan juga mereka!!!!

“Kalau Anda senang dan terhibur, doakan saya selalu^_~”

Tetap Melangkah Dan Jangan Bersedih


Ketika langkah ini sudah tak kuat lagi... maka satu kata ingatlah allah selalu bersama hambanya yang ikhlas
Ketika Harapan telah pupus dan kandas ... ingatlah bahwa ada janji yang tidak akan pernah diingkari
Ketika jiwa ini telah penuh salah dan khilaf... maka ingatlah rahmat tuhanmu tak akan pernah terputus selama kau hidup

Ketika syaithon2 itu memanggil mu ... berlindunglah kepada tuhanmu karena mereka adalah pintu kebinasaan


Seandainya saja semua manusia itu dilahirkan dalam keadaan jenius maka hanya akan ada kesungguhan yang membedakan diantara mereka
Seandainya saja semua manusia itu dilahirkan dalam keadaan kaya maka hanya ada rasa syukur yang membedakan

Hidup adalah madrosah ta`limiyyah ,, selama kita hidup disitulah kita belajar,, tk ada waktu untuk mengeluh,, dan tak ada waktu tuk menangisi hari kemarin.

"Jalan keberhasilan dan kemenangan akan selalu terbuka bagi mereka yang terus berusaha mencari karunia tuhannya."


writen by :
Adhyit...

Insan Yang Sempurna


Ku lihat lembaran sejarah dunia penuh dengan bintang yang bersinar....
Ku lihat bintang-bintang itu-itu tak memiliki cahya yang abadi hanya akan mati seiring waktu berjalan....
Ku kagumi mereka satu persatu namun mereka ibarat wanita cantik yang mandul, indah dipandang namun tak melahirkan...
Ku ikuti mereka dan mereka pun saling menjatuhkan, saling menyerang yang berimbas perang..
Ku ikuti jejak mereka namun aku malah hancur bukan kepalang...

Oh Tuhan..
lantas siapa sebenarnya yang paling berhak untuk dijadikan model?, yang bukan hanya bisa ditonton dan jadi bahan lamunan? yang bisa menjadi penerang bagi diri yang kosong akan harapan ..??
mereka hanya segelintir orang yang mempunyai kepentingan ..

dalam penjara suci ku mendengar nama yang begitu mulia...
berada diatas puncak keagungan...
yang tak pernah ku sadari dari sebelumnya...
semakin mendengar namanya semakin penasaran ku dibuatnya....

ku buka lembaran sejarahnya, yaa salaam !! terkagum ku dibuatnya....
akhlaknya yang mulia.....
perawakannya yang sempurna...
nama nya yang penuh filosofi dan makna...
kegigihannya yang tak pernah surut...
membuahkan kemenangan yang agung mempengaruhi se antero jagad...
menyebutnya menjadi  kekuatan ruh jiwa....
semakin didalami semakin luas dirinya...

Luarrr biasa...!! inilah puncak kesempurnaan mannusia !!!

Sayng saribu sayang ....
kemana aku..??
kemana orang-orang....??
mereka lebih cinta wanita-wanita penghibur dunia..
mereka lebih tau thomas alfa edison...
mereka lebih suka kurt cobain....
mereka lebih cinta, lebih tau dan lebih suka bintang-bintang yang itu....

Ya Allah berikan salam dan solawat kami pada makhluk terbaik yang pernah terlahir...
yang menjadi simbol segala kebaikan...
yang selalu menjadi lebih baik dari waktu ke waktu...
ya allah gerakan hati kami untuk selalu mencintainya...
laa haula walaa quwwata illaa bika...

FA MABLAGHUL ILMI FIIHI ANNAHU BASYARUN WA ANNAHUU KAHOIRUL KHOLQILLAHI KULLIHI....
MAULAA YAA SHOLLI WA SALLIM DAAIMAN ABADAN ~ALAA HABIIBIKA KHOIRIL KHOLQI KULLIHIMI.....

Peradaban Baru


Jika kita menelusuri setiap peradaban yang ada di bumi maka kita akan mengetahui bahwa sebuah peradaban besar tidak terlepas dari perjuangan panjang manusia yang memerankan panggung peradaban tersebut. Banyak sekali pelajaran yang bisa dipetik dari setiap peradaban yang pernah ada di muka bumi ini.  Tak terkecuali Peradaban islam yang sudah banyak terlupakan oleh mayoritas Umat Islam itu sendiri pada masa-masa akhir ini.

Bagaimana dengan Islam? Ketika kita menelusuri bagaimana islam itu bisa merubah dunia Arab khususnya dan umumnya seluruh dunia, ternyata peradaban yang dibawa oleh Nabi Muhammad saw adalah dengan memulai dari dalam dirinya sendiri. Masa-masa itu berlangsung sampai Nabi Muhammad saw resmi menjadi Utusan terakhir sebagaimana yang termuat dalam buku-buku sirah seperti Ibnu Hisyam. Dengan Kejujuran dalam dirinya maka Beliau saw dijuluki al-amin (orang yang bisa dipercaya) oleh kaumnya pada waktu itu, sangat terlihat sepele namun dari sifat inilah ternyata peradaban pun bermula, karena dengan sifat ini banyak menarik simpati orang banyak sehingga sangat tidak layak baginya untuk dituduh berbohong. Its great ! sebuah peradaban yang dimulai dengan “kejujuran” dalam artian tidak ada yang ditutupi sedikitpun dari peradaban ini.

Itu sebelum turunnya wahyu, lalu apa yang dapat kita ambil setelah turunnya wahyu? setidaknya kita harus mengetahui apa yang pertama kali turun ketika Nabi Muhammad saw telah diutus. Sebagai muslim tentu kita tahu ayat yang pertama turun adalah ayat “iqro” surat Al-alaq 1-5. Lalu apa isi dari ayat-ayat tersebut?,  ada dua point yang kita ambil dari ayat-ayat tersebut yaitu : Perintah mengenal sang Pencipta dan membaca/belajar.

Ditengah kebodohan yang dilakukan manusia, ditengah kebobrokan moral sang penguasa, ditengah keterbelakangan ilmu pengetahuan dan etika, ditengah manusia terlelap dengan gemerlap dunia, turunlah Al-Quran memerintahkan Nabi Muhammad saw membaca dan mengenal tuhannya, karena Tuhan yang sesungguhnya tidak seperti yang dianggap manusia pada waktu itu berupa dewa-dewa atau mengingkari tuhan. Khitob (perintah) yang ditujukan kepada Nabi Muhammad saw adalah Khitob untuk umatnya, sedangkan umatnya adalah rahmat bagi alam semesta, dengan begitu Umat ini sebenarnya telah diperintahkan “Iqro” oleh Tuhan semesta alam.

Sekarang mari kita lihat dan telusuri apa hikmah dari awal surat al-alaq tersebut. Yang pertama adalah mengenal Tuhan karena dalam ayat tersebut disebutkan “bismirobbikalladzi kholaq” dengan nama tuhanmu yang telah menciptakan. Dalam tafsir jalalain kata “kholaq/menciptakan” membutuhkan kata objek, namun pada ayat ini objek tidak disebutkan, jika kita mengatakan “Tuhan telah menciptakan bumi”, objek disni adalah bumi, dengan begitu maknanya pun jelas tertuju hanya pada bumi. Namun jika kita mengatakan “tuhan telah menciptakan” maknanya pun masih umum dan luas, pada ayat ini tidak ada objek dengan begitu makna yang terkandungnya pun umum mencakup semua ciptaan, dalam artian bahwa Tuhan yang sebenarnya adalah yang telah menciptakan segala sesuatu yang ada di langit dan di bumi terlihat ataupun tak terlihat dengan jumlah yang tak terhitung, sebagai bantahan bagi manusia kala itu bahwa tuhan itu bermacam-macam (dewa-dewa) yang tak dapat sedikitpun memberi manfaat dan kecelakaan.

Lalu poin kedua adalah “Iqro/membaca” apa hikmahnya? Mari kita lihat. Dalam tafsir Al-wasit karangan Syekh Muhammad Sayyid Thanthawi dalam kata perintah “iqra/membaca” seperti kata “kholaq” diatas membutuhkan objek misalnya dikatakan “bacalah !” maka kita akan bertanya “baca apa?”, namun jika kita mengatakan “bacalah buku ini !”, maka kita tidak perlu lagi bertanya untuk membaca apa. Namun pada ayat ini kita tidak menemukan objek dari kata perintah “Iqra/membaca”. Lalu apa rahasia dari ini semua?. Dari sini kita bisa mengerti bahwa yang diperintahkan tuhan adalah membaca apa saja tidak terbatasi dengan begitu kata “iqra/membaca” pada ayat ini bisa berarti meneliti, membaca, menelaah, mengamati tidak terbatas pada membaca tulisan.

Lalu apa yang terjadi setelah wahyu pertama itu turun? Kehidupan pun turut berubah terutama bagi sang Pembawa Risalah Nabi Muhammad saw. Namun tak sekonyong-konyong beliau meraih kemenangan, banyak fase dan rintangan yang dilaluinya selama 23 tahun lamanya, dengan menjalankan misi rahmat/kasih sayangnya untuk menyebarkan ajaran tauhid dengan strategi yang telah ditentukan oleh sang pencipta. Sampai pada akhirnya Allah memberikan kemenangan pada puncak perjuangannya ketika fathu makkah.

Para pembaca budiman pada kali ini penulis tidak akan terlalu meluas, dari tulisan diatas penulis hanya ingin mengajak diri penulis khususnya dan umumnya kepada semua orang muslim dan umat manusia di dunia dengan mengambil hikmah dalam sirah Nabi Bahwa awal dari kebangkitan sebuah peradaban yang paling penting adalah 3 point dari diri sendiri yaitu : Kejujuran, Mengenal Tuhan dan kemudian baru membaca.

Kejujuran; karena dengan begitu peradaban pun akan bersih dari segala kebohongan dalam berjuang, mengenal sang pencipta; karena dengan begitu kita akan berjuang tanpa kenal lelah, membaca karena dengan membaca kita mempunyai sinergi juga visi dan misi.

Bagi para ahli Matematika yang mengenal Tuhannya berarti dia telah iqra karena meniliti pun berarti membaca, bagi Ahli bahasa yang mengenal Tuhannya berarti dia telah membaca karena dengan mengetahui banyak bahasa berarti dia telah membaca. Bagi ahli tafsir yang mengenal Tuhannya berarti dia telah membaca karena dengan menafsirkan pun berarti membaca.

Kata terakhir dari penulis, mari kita budayakan point-point peradaban yang telah dibawa kanjeng Nabi Muhammad saw, mudah-mudahan dengan mengamlkannya kita bisa menjadi pemeran sejerah dimasa kita mendatang, amien.